Tips Berhenti Merokok, pengalaman pribadi.

wwwappstateedu_smoke1

ikb – Sebagaimana kita ketahui bahwa merokok lebih banyak memberi kerugian dibandingkan keuntungan. Merokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning, kulit yang tidak sehat, penglihatan yang kurang jelas *karna asap dan racun pada rokok di otak, nafas yang bau, kesulitan bernafas (pasti), bibir yang hitam kelam akibat panas pada ujung rokok dan lebih parah menyebabkan kemiskinan yang tiada henti dikarnakan kanker, penyakit jantung dan paru *biasanya sesudah umur 25 tahun lebih. Walaupun demikian, orang tetap merokok dan semakin banyak anak usia muda yang mulai merokok. Walaupun statistik menunjukkan peningkatan jumlah perokok yang cukup besar, keputusan akhir untuk berhenti merokok ada pada si perokok itu sendiri.

Berikut ini adalah beberapa mitos dan kenyataan tentang merokok.

Mitos #1: Mengapa saya harus berhenti merokok ? Pada akhirnya saya pasti akan meninggal karena sesuatu sebab.

* Tentu, anda akan meninggal karena sesuatu sebab. Namun, bila anda perokok sedang, anda memiliki kemungkinan untuk meninggal tahun depan yang besarnya 1,5 kali orang bukan perokok yang berusia serta berjenis kelamin sama dengan anda. Anda juga memiliki kemungkinan untuk meninggal 3 tahun lebih cepat dari orang bukan perokok, dan sekitar dua kali lebih mungkin untuk mendapat serangan jantung atau meninggal karena kanker dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Mitos #2 : Bila saya berhenti merokok, saya akan menjadi gemuk.

* Bila perokok menghentikan kebiasaanya, 79 % dari mereka akan bertambah berat badannya, namun pertambahan rata-ratanya hanya 2,3 kg. Berolahraga dan menjaga makanan yang dikonsumsi dapat membantu anda mencegah terjadinya kegemukan.

Mitos #3 : Saya tidak dapat menikmati hidup tanpa merokok.

* Bekas perokok memiliki kualitas hidup yang lebih baik, dengan berkurangnya batuk, bertambah baiknya fungsi paru serta bertambah kuatnya sistem pertahanan tubuh mereka, dibandingkan mereka yang tetap merokok.

Mitos #4 : Saya sudah terlanjur sakit akibat merokok. Jadi, lebih baik saya tetap merokok.

* Mereka yang berhenti merokok setelah mendapat serangan jantung memiliki kemungkinan untuk meninggal 10 kali lebih sedikit dibandingkan mereka yang terus merokok. Sepuluh tahun setelah serangan jantung, hanya 5 % dari yang berhenti merokok kemudian meninggal, dibandingkan dengan 49 % dari mereka yang tetap merokok. Penderita kanker paru juga lebih besar kemungkinannya untuk tetap hidup bila mereka berhenti merokok.

Mitos #5 : Saya akan berhenti merokok nanti. Tubuh saya masih memiliki waktu untuk mengatasinya.

* Walaupun beberapa efek buruk rokok ( seperti yang disebabkan oleh nikotin ) dapat menghilang dalam beberapa jam sampai beberapa hari setelah berhenti merokok, efek-efek lainnya perlu beberapa tahun untuk menghilangkannya. Untuk sebagian besar penyakit akibat merokok, semakin lama anda berhenti merokok, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit atau meninggal.

Mitos #6 : Saya hanya menyakiti diri saya sendiri.

* Teman serta keluarga anda tidak hanya harus menghadapi penyakit akibat merokok yang anda alami, kebiasaan merokok anda juga akan meningkatkan risiko mereka untuk sakit dan meninggal. Orang yang terpapar asap rokok secara reguler memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menderita infeksi saluran nafas dan penyakit paru seperti pneumonia, untuk itu cintailah orang terdekat anda.

Mitos#7 : Jika saya tidak merokok maka saya tidak Gaul

* Hal ini salah besar, memang pergaulan dewasa ini menuntut kepantasan seseorang untuk diterima pada suatu komunitas, tapi jangan sampai salah pilih komunitas, pilih-pilih komunitas yang tepat dalam pergaulan anda, misal anda bisa saja ikut dalam komunitas pecinta alam, atau pendaki gunung, namun hal ini akan berbeda jika andapun kuat dalam menerima segala bentuk rayuan untuk mencoba hal-hal negatif semisal rokok, sekali lagi, lakukan yang terbaik untuk hidup anda.

Mitos#8 : Tidak “Pool” deh kalau sehabis makan ga merokok

* Hal ini tidaklah benar, setelah makan, baik makanan berkelas berat maupun yang ringan membuat alat-alat pencernaan kita bekerja dari saat normalnya yaitu dari idle ke work, proses merokok dimana proses masuknya udara yang berisi racun-racun tersebut sedikitnya 10% masuk ke dalam lambung anda, masuk ke dalam usus  dan dicerna oleh tubuh menjadi tenaga yang berkurang dan efeknya adalah tenaga yang anda dapatkan tidak seutuhnya 100%, alhasil yang anda dapatkan adalah sebesar 30% dikarnakan tubuh akan menganggap makanan telah terkontaminasi oleh racun-racun dari asap rokok 10% tersebut dan meneruskannya langsung ke pembuangan karna tidak bisa diolah, hal inilah yang menyebabkan anda akan merasa lemas dan malas setelah makan.

Mitos #9 : Saya telah mencoba berhenti dan gagal, jadi kemungkinan besar saya akan gagal lagi bila mencoba berhenti.

* Banyak orang yang tidak langsung berhasil menghentikan kebiasaan merokoknya. Merokok adalah kebiasaan yang bersifat sangat adiktif dan banyak perokok yang mencoba berhenti untuk beberapa kali sebelum mereka akhirnya berhasil. Sebagian besar perokok kambuh kembali pada minggu pertama setelah berhenti, di saat mana gejala penghentian kebiasaan tersebut muncul dengan kuat sedangkan tubuh masih amat tergantung pada nikotin. Waspadalah bahwa saat-saat tersebut adalah saat yang paling sulit dan gunakanlah seluruh kekuatan dan kemauan anda serta teman dan keluarga anda agar dapat melalui masa-masa kritis tersebut. Metode yang terbaik bagi setiap orang berbeda-beda. Cara yang mungkin aneh bagi orang lain mungkin merupakan cara yang terbaik bagi anda. Jadi, jangan malu untuk mencoba cara baru. Berikut adalah beberapa saran yang dapat anda gunakan :
1. Putuskanlah dengan tegas bahwa anda ingin berhenti merokok. Upayakan untuk menghindar dari pikiran negatif mengenai sulitnya upaya penghentian merokok, putuskan lah dengan tegas bahwa anda melakukannya untuk kesehatan anda, untuk orang yang anda cintai dan demi masa depan diri anda dan keluarga anda kelak.

2. Buang segala jenis barang pendukung dalam kegiatan merokok anda selama ini, misal Asbak, korek api, pematik api, bahkan stok rokok beserta bungkus-bungkusnya yang belum digunakan, buang dan bakarlah itu.

3. Berolahragalah dengan teratur, kita tahu Efek dari kegiatan merokok adalah malas untuk ikut berolahraga, hal ini terbukti nyata disaat anda ingin mengaplikasikannya dengan alasan “cepat capek kalau lari pagi, huft.” kenapa tidak..tubuh membutuhkan aliran darah segar dari jantung disaat anda berolahraga, disaat anda masih dalam keadaan perokok aktif, zat-zat dalam rokok ini lah yang membuat saluran darah ke jantung terhambat. Oleh sebab itu, berolahraga lah agar efek dari candu rokok tersebut hilang. Berolahraga lah secara rutin, tidak selalu berat untuk melakukan hal ini, hal yang paling ringan adalah jalan santai, lakukan lah selama lebih kurang 30menit dalam sehari.

4. Kunjungilah dokter gigi untuk membersihkan kotoran gigi akibat tembakau. Perhatikan betapa indahnya gigi anda setelah dibersihkan dan pastikan agar tetap demikian keadaannya.

5. Buatlah daftar barang-barang yang ingin anda beli untuk diri anda sendiri maupun untuk orang lain. Perkirakan harganya berdasarkan harga rokok perbungkus, dan sisihkan uangnya untuk membeli hadiah-hadiah tersebut.

6. Tetapkanlah target waktu untuk berhenti merokok, misalnya pada hari ulang tahun anda atau ulang tahun pernikahan anda, dan upayakan agar rencana tersebut jangan berubah apapun yang terjadi. Langkah ini dapat mempermudah anda untuk mengingat kapan anda mulai berhenti merokok dan untuk merayakannya setiap tahun !

Keuntungan Bebas dari Rokok

1. Anda akan terbebas dari namanya Kemiskinan, kita mengetahui bahwa kesejahteraan suatu pribadi atau sebuah keluarga adalah dari besarnya pemasukan/income  yang diterima dan sedikitnya output/belanja yang dikeluarkan, bisa anda bayangkan jika anda masih perokok aktif sampai saat ini, dengan gaji/pemasukan yang anda terima perharinya, misal Rp. 40.000/hari (standar gaji UMR kota), anda perokok aktif dan lajang dengan standar rokok yang bisa anda habiskan perharinya adalah 2 bungkus rokok @16 batang dengan harga perbungkus Rp. 11.000, sehingga besarnya pengeluaran yang anda keluarkan dalam sehari untuk rokok adalah Rp. 22.000, total uang anda selain untuk makan dan kebutuhan sehari-harinya adalah Rp 40.000 – Rp. 22.000 adalah Rp.18.000, wow bisa anda bayangkan, anda hidup dengan tabungan Rp. 1000/hari. dengan tanpa rokok. kapan anda bisa jadi orang kaya?? kemudian coba anda bandingkan dengan orang yang tidak merokok, rata-rata mereka bisa menabung untuk masa depan mereka adalah Rp 10.000/hari, nah, sekarang pilih mana?

2. Anda akan terbebas dari bermacam-macam penyakit, kita mengetahui ada 200 jenis racun paling berbahaya dan 900 racun berbahaya yang ada pada rokok, bisa anda bayangkan jika semua racun tersebut masuk ke dalam tubuh anda setiap harinya. nah coba anda kalikan dengan jumlah umur anda mulai mengenal rokok. kalikan dengan total jumlah racun, itulah hasilnya.

3. Dan Anda akan bahagia, tujuan hidup adalah untuk mencapai sebuah kebahagiaan, anda mulai terlahir ke dunia adalah ingin membahagiakan orang tua anda bukan? anda mulai merangkak, mulai berjalan untuk pertama kalinya adalah membuat orang tua anda dan orang disekitar anda tersenyum dan berbahagia melihat anda melakukan hal-hal tersebut. Nah, tetapkan dalam pikiran anda kedepannya. anda melakukan hal ini *berhenti merokok adalah untuk kebahagiaan saya, orang-orang terdekat dengan saya, dan orang-orang yang saya cintai dalam hidup anda, hapus paradigma merokok untuk pergaulan, merokok untuk menghilangkan stress dan lain sebagainya, karna kita tahu, tidak ada orang lain yang bisa ikut menjaga tubuh kita selain diri kita sendiri. oleh karna itu segeralah, matikan rokok anda yang saat ini anda bakar, buang seluruh stok dan cadangan rokok yang belum terpakai, buang korek anda dan buang dompet anda .. *loh kok..!! hehee, becanda, ^_^ dan akhir kata, selamat datang di zona hijau.

Sumber : *pengalaman pribadi