Awas!! Abu Gunung berapi mengakibatkan mesin pesawat mati

ledakan gunungikb – Masih ingat dalam pikiran kita di bulan April 2010 ini, sebuah gunung api di Negara Islandia yang bernama Eyjafjallajökull meletus, yang menyebabkan seluruh kegiatan penerbangan dari dan menuju Eropa terganggu total selama 2 ( dua ) minggu lebih. Wow, bisa anda bayangkan bukan efeknya terhadap seluruh sektor kawasan negara-negara disana? bahkan klub kesayangan sekaligus klub impian saya pun ikut merasakan efeknya kalah di pertandingan bola Liga Champions Eropa, Barcelona akibat kecapekan melintasi beberapa negara dengan bus. T_T, tapi lupakan sejenak tentang sepakbola. Kita kembali kepada topik diatas, mmmhh apa yah, jadi lupa..xixixi, Abu Gunung berapi mengakibatkan mesin pesawat mati

Tahukah teman-teman bahwa, efek dari abu Gunung berapi sangat berbahaya bagi mesin pesawat terbang. Bahaya terbesar dari abu ini dalam penerbangan adalah karena abu ini dapat mematikan mesin pesawat. Awan abu berisi materi seperti gelas seperti silikat dalam partikel berukuran 1-5 mm. titik lebur mereka biasanya sekitar 600-800 ° C (1100-1500 ° F). Suhu internal mesin jet, di sisi lain, lebih tinggi dari ini, sampai dengan 1000 ° C (1800 ° F). Jadi partikel silikat ini akan meleleh di kompresor tekanan tinggi dan turbin mesin jet dan kemudian termampatkan lagi di bagian pendingin turbin, menempel pada bilah-bilah propeler dari mesin.  Silikat ini mengganggu memampatkan aliran udara di mesin dan dapat menyebabkan mesin tekor atau bahkan berhenti sama sekali. Inilah contoh dari Abu Gunung berapi yang dominan terlihat seperti kristal dan berujung runcing yang proses pendinginannya memakan waktu yang sangat lama.abu vulkanis

berbeda dengan abu vulkanis, abu hasil pembakaran batu bara / fosil tidak keras dan tidak runcing seperti abu vulkanik pada umumnya,

abu batubaranamun perlu juga diperhatikan bahwa, yang namanya abu tetap berbahaya bagi dunia penerbangan, seberapapun etintas banyaknya di alam.

Bagaimana menjadi pilot menyadari ada letusan gunung berapi didekatnya ?

Selama persiapan penerbangan, pilot memiliki akses ke informasi pada gunung berapi aktif melalui Significant Weather Chart (SWC). Setelah letusan besar, awan abu dimonitor lebih aktif dari biasanya. Kemajuan awan abu dapat dipantau di website UK Met Office

perkembangan abu

Larangan terbang akan terjadi di wilayah dimana awan abu berada. Ini adalah keputusan besar, sangat bermanfaat tapi mudah karena hanya melihat pergerakan awan abu ini. Jauh lebih sulit adalah untuk mempertimbangkan apakah penerbangan dapat dilakukan dengan menghindari awan abu, misalnya dengan jalan memutar. Perubahan route ini biasanya berarti penyimpangan besar dari rute penerbangan dan juga ketinggian. Ada akibat dampak langsung terhadap pengisian bahan bakar, payload, dll termasuk izin penerbangan. Dan bayangkan rumitnya lalulintas udara yang sibuk harus berubah-rubah karena abu ini juga berubah-ubah sesuai dengan arah angin.

sumber: link

About these ads